Mobil hybrid karya anak bangsa? Mobil hybrid karya anak bangsa? ~ Kempor.Com Mobil hybrid karya anak bangsa?

Rabu, 12 September 2012

Belakangan ini sering terdengar gembar gembor masalah mobil hybrid di kampus saya. Sebenarnya apa sih mobil hybrid itu?. Saya kira mobil hybrid itu sama dengan mobil listrik, eh ternyata beda. Mobil hybrid merupakan kombinasi antara mobil berbahan bakar Bensin/Solar dan Mobil Listrik. Sehingga se enggak enggaknya pemakaian mobil hybrid bisa mengurangi penggunaan energi fosil.

Chevrolet Volt

Mobil listrik Chevrolet Volt produksi pabrik General Motors - VOA Indonesia

Apakah mobil hybrid pilihan terakhir untuk mengurangi polusi udara?. Setelah membaca berita di VOA tentang masa depan mobil listrik di Amerika. Sedikit saya bisa membayangkan seberapa canggihnya negara Amerika itu? membuat mobil yang ramah lingkungan dengan suplay tenaga dari listrik. Pastilah nantinya polusi udara di bumi ini bisa berkurang jika semua orang menggunakan mobil listrik.  Tetapi dalam pelaksanaannya, produksi dari mobil listrik itu sendiri mengalami beberapa kendala, salah satunya yaitu karena daya beli masyarakat yang rendah. Hal ini disebabkan karena harga mobil listrik tersebut relatif lebih mahal jika dibandingkan mobil konvensional. Dan sudah jelas bahwa solusi mobil hybrid tersebut memerlukan tindak lanjut dari pemerintah.

Mengutip dari salah satu berita di VOA tentang mobil hybrid Volt tersebut

"Walaupun Volt dapat dicas dengan listrik rumah, mobil tersebut juga mempunyai generator sendiri yang bertenaga bensin yang dapat mengecas baterainya, sehingga jarak tempuh mobil itu tidak terbatas. Kalau dicas dirumah, mobil tersebut dapat mencapai jarak 65 kilometer. Kalau listrik ini habis, generator mobil dengan sendirinya mengecas baterai dan kalau sudah penuh, mobil itu dapat menempuh jarak 480 kilometer dengan menggunakan listrik dari baterainya saja. Ini berarti mobil tersebut akan sangat jarang sekali menggunakan generatornya."


Tetapi setelah saya resapi kata kata tersebut, saya jadi berfikir kalau Mobil hybrid bukanlah solusi yang tepat untuk mengatasi masalah emisi yang menjadi perbincangan hangat para pengamat lingkungan belakangan ini.

Mobil hybrid memerlukan listrik dari rumah untuk mengisi baterai sampai penuh, dan nantinya mobil bisa digunakan untuk menempuh jarak sampai 65 kilometer. Setelah baterai habis, maka mesin bensin akan menggantikan peran baterai dalam menyuplay tenaga sekaligus mengisi baterai yang habis tadi saat dijalan.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dan dikaji ulang yaitu:

1. Apabila baterai mobil listrik tadi di isi dari stop kontak di rumah ataupun tempat pengisian tersendiri, maka tidak lain halnya kebutuhan listrik tiap penduduk yang memiliki mobil listrik akan bertambah. Dan berakibat penambahan kapasitas listrik yang harus di sediakan oleh pembangkit listrik. Dan secara tidak langsung berakibat bertambahnya polusi udara di daerah sekitar pembangkit listrik, dikarenakan penambahan kapasitas produsi listrik dan kebanyakan pembangkit listrik di Jawa - Bali menggunakan bahan bakar batu bara sebagai pembangkitnya

2. Penggunaan bensin saat baterai habis sama saja dengan mobil mobil konvensional sekarang, apa bedanya jika memiliki tujuan mengurangi polusi udara akibat kendaraan bermotor kok masih mengunakan bahan bakar fosil? Dan yang sangat jelas mengenai bahan bakar bensin yaitu bukan merupakan sumber energi yang bisa di perbarui.

Solusi yang mungkin bisa diterapkan :

1. Banyak sumber energi terbuang yang masih bisa kita manfaatkan, seperti energi matahari yang sangat bebas untuk dimanfaatkan. Ada pula teknologi regeneratif shock arbsorber yang bisa menghasilkan listrik jika terjadi gerakan, sehingga apabila kita menempuh perjalan dan melewati jalan yang tidak datar maka akan dihasilkan listrik yang lumayan dari gerakan naik turun shock breaker tadi. 


regeneratif shock absorber

regeneratif shock absorber

2. Selain itu, pada saat terjadi pengereman energi yang tersimpan saat mobil melaju kencang tadi di buang menjadi energi panas yang terjadi pada kampas rem. Dan apabila kita pasang generator sebagai pengganti rem pada mobil maka saat terjadi pengereman maka bateray akan di isi oleh generator tersebut.

Regenerative Braking

Regenerative Braking

3. Apabila terpaksa menggunakan bahan bakar, maka bisa di ambil bahan bakar bioenergi yang sudah jelas lebih bersahabat dengan lingkungan. Selain itu bahan bakar bioenergi bersifat dapat di perbaharui, sehingga tidak perlu khawatir dengan ancaman kelangkaan bahan bakar bioenergi di kemudian hari.

Kemarin, di kampus saya sempat melihat mobil kecil yang bisa bergerak tanpa mengeluarkan suara sedikitpun. Setelah saya dekati ternyata mobil tersebut merupakan mobil bertenaga listrik buatan anak anak loh. Untuk spesifikasinya saya belum tanya detail sih, berapa kecepatan maksimum, daya simpan baterai, dsb. Jika dilihat dari bentuk body dan kelengkapan lainya, menurut saya mobil tersebut masih belum layak untuk diproduksi, maklum mereka hanya anak mesin dan bukan anak desain produk. Tetapi paling nggak mobil tersebut sudah bisa membuktikan bahwa kita itu juga bisa buat mobil listrik seperti di Amrik Bukan hanya bualan di waktu kuliah, bukan hanya iming imingan gombal tak bermakna aja, tetapi itu sebuah impian yang menunggu untuk diwujudkan.

mobil listrik karya anak bangsa

Jhona Purnama Putra bersama mobil listrik karya anak bangsa

Banyak teknologi yang sudah ditemukan untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi polusi dari sebuah mobil. Seperti regeneratif shock absorber, Regenerative Braking, Solar cell, ataupun teknologi Kinetic Energy Recovery Systems yang di pakai F1. Hanya saja kurangnya keseriusan pemerintah dalam memberikan dukungan kepada peneliti peneliti Indonesia. Sehingga ide ide gila mereka tidak terwujudkan secara penuh dan hanya sebagai bahan omongan di sela sela kuliah. Banyak guru guru besar di UI, UGM, ITB ataupun ITS yang amat sangat menguasai teknologi di dunia otomotif ini.

Hanya saja itu semua sekedar gelar dan tulisan, kapankah mimpi Mobil Nasional akan terwujud?

Referensi:
http://www.voaindonesia.com/content/article/177203.html
http://www.carblogindia.com
buku pegangan kuliah bioenergi


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

44 comments:

  1. Balasan
    1. bener2 neh, rakus si pemilik postingan...pertamax diambil mulu

      Tumben ikutan kontes neh? GUdluck yeee...semoga dapetin IPadnya kayak UNa tuh

      Hapus
    2. iya mbak, soalnya tanggalnya nggak nongol2.

      takutnya di kopas ama orang, makanya tak koment ndiri biar ada tanggalnya :p

      Hapus
  2. Waw, nggak kayak kuliah kok mas.
    Enak ngebacanya, gampang dimengerti hihihi...
    Itu mobilnya mirip kancil @.@
    Semoga menang ya mas...

    BalasHapus
    Balasan
    1. jiah.
      katanya banyak salah tanda baca..
      hmmm.

      iya kancilnya ada tuh di depan, kapan2 tak posting :D

      Hapus
    2. Setelah tak baca baca kok jadi aneh ya???
      jadi malu


      benerkatamu Un..
      kayake perlu latian nulis nie..

      Hapus
    3. Hihihi gak aneh kok mas...
      Cuma nggemesin :P :P
      Macam gini: kata kata
      Gak ada stripnya :P

      Hapus
    4. hasemb.
      banyak yang di ungkapkan tetapi penyusunannya yang kurang tepat :(

      Hapus
  3. hebat ya konsepnya, semua bisa di jadiin listrik. termasuk sokbeker ataupun pengereman. ehm, keren...

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya masbro, bukan konsep tuh. tapi memang sudah ada.
      mungkin tulisan q belum tertata dengan rapi, tapi minim biar pada tahu lah..

      Hapus
  4. mobil lucu ya, kayak mobil2an.. tp utk daerah perkotaan mobil kyk gitu cocok juga kayaknya.. mengurangi kemacetan juga.. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha.
      memang kecil imut n unyu unyu bu :D
      pasti mengurangi kemacetan lah

      Hapus
  5. lucu bentuk mobil nya mini gitu, eeh niar suka yang gede biar muat banyak yang di angkut :D

    Ikutna voa kah mas, sukses yaa kakak :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak niar, hehehe.
      banyak yang bisa diangkut merupakan tipikal orang Indonesia

      Hapus
  6. mantap sekali yah, kapan ya kira2 ane bisa beli tuh mobil buat jalan2 di komplek :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahahha.
      masih dalam penilitian mas bro, blum di produksi...

      Hapus
  7. Terima kasih sahabat telah berbagi pengetahuannya ini

    BalasHapus
  8. kalau gitu memang listriknya harus yang hijau juga...
    baru betul2 ramah lingkungan..
    penelitian mobil pakai bahan bakar air ada kelanjutannya nggak ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, listriknya musti dari selain PLN.

      kalo yang bagan bakar air saya belum pernah denger, kalo yang campuran sih pernah denger, tapi bukan bahan bakar.
      Soalnya air bukan bahan bakar, kalo mungkin H2 dari H2O (air) ntu bisa kali ya? tapi perlu proses terlebih dahulu

      Hapus
  9. wuihhhh keren keren banget tuh mas :(
    terus.... kira2 bakal terjangkau gak nih sama hayalak... :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha, keren lah.
      sepertinya terjangkau, tapi masih dalam penelitian, masih banyak kekurangan.

      Hapus
  10. ya gitu lah pemerintah masih setengah2 untuk memikirkan hal ini sehingga tindak lanjutnya pun gak tau udah sampe mana. :o

    BalasHapus
    Balasan
    1. sabar om.
      setengah2 yang penting berjalan.
      daru pada nggak :p

      Hapus
  11. . . pinter banget ya?!? pengen dech kayak dia. huhh . .

    BalasHapus
    Balasan
    1. . . itu tuchhhh,, pokok nya yg pasti bukan kayak km lah. he..86x . .

      Hapus
    2. yee.... itu siapa hayow..
      sapa..?

      Hapus
    3. berarti kayak aq nggak papa ya mbak?
      asik..
      :p

      Hapus
  12. mobilny lucu yahhh /(^______^")

    Saya belum sanggup beli nih hihihihi

    BalasHapus
  13. Haha... tumben pinter temen lehe nganalisa :p

    Emang bener sih, ngapain juga pake energi listri kalo masih juga pake bensin. Lagian entar juga ngabisin listrik.

    Ning Semarang wis ono sepeda motor hybrid, dadine koyo becak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha, listrik yo soko batubara lik. podo wae.

      sby akeh, tapi nggo diesel dink.

      Hapus
  14. konsepnya oke semua bisa di jadiin listrik kok gak sekalian di pasang solar sel......????

    BalasHapus
    Balasan
    1. hiya :D
      nggak tau bang...
      mngkin mahal kali ya??

      Hapus
  15. Salam kenal buat bang rivai, sebulan lalu seingat saya ada demo dan launching pemakaian mobil listrik dari jakarta ke bogor, untuk detilnya saya lupa, yang bikin tidak lupa itu mobilnya malah mogok ditengah jalan :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam kenal om.
      hehehehe..

      iya sepertinya emang gitu om.

      Hapus
  16. saya rasa indonesia belum bsa menjadi produsen mobil hybrid yang ramah lingkungan tersbut . Karena mungkin keterbatasan dana juga tdk adanya perhatian dri pemerintah

    BalasHapus
    Balasan
    1. begitulah.
      sebenarnya para pemikir pemikir sudah ada banyak di negeri ini.
      dan tangan kosong yang di dapat dari pemikirannya.
      semua tergantung dari pemerintah, tinggal mereka mau nggak

      Hapus
  17. tetep aja ada kekurangannya ya, kesan pertama waktu tahu kalau mobil hybrid pake batrei adalah... nanti kalau batrenya habis ditengah jalan piye? mogok dong wew :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. kan namanya hybrid om, pas batrei abis pakenya bahan bakar minyak.
      Nah pas pakai bahan bakar minyak, nantinya bersamaan dengan jalannya mobil, sekalian ngisi batrei.
      begitu.

      Hapus

Mohon tulis nama asli/panggilan/lapangan/panggung/pena etc.
No keyword, No spam, ataupun hal-hal yang jelas.

Terima kasih sudah comment.