Nikmatnya Seks Di Penghujung Tahun Nikmatnya Seks Di Penghujung Tahun ~ Kempor.Com Nikmatnya Seks Di Penghujung Tahun

Senin, 31 Desember 2012

Malam tahun baru seperti ini enaknya baca berita yang nggak jelas. Maklum jomblo abadi yang nggak pulang kampung dan lagi nggak ada kegiatan. Saya tertarik setelah melihat berita yang cukup membuat bibir ini nyengir dan terpaksa mengekliknya. Ada kata seks nya, dan kata Surabaya nya. Siapa yang tidak tertarik coba?

Memang cukup parah ulah remaja di Surabaya, dengan angka fantastis 40% dari pelajar Sekolah Menengah Atas di Surabaya berpandangan bahwa hubungan seks selama pacaran itu diperbolehkan. Menurut survei yang dilakukan oleh Hotline Pendidikan dan Yayasan Embun Surabaya, mereka merasa aman melakukan seks di Mall (49 persen), Rumah (24 persen) dan Sekolah (16 persen).

Sesuai berita yang berjudul Survei: Setengah Siswa SMA Surabaya Permisif Terhadap Seksbahwa ada beberapa momentum yang sakral saat melakukan hubungan seks, yaitu sehabis puasa, malam tahun baru kayak gini nih, valentine, dan saat merayakan kelulusan. Sungguh moment yang tepat untuk melakukan hubungan seks.

Saat saat SMA merupakan saat dimana ingin mencoba hal hal baru, yang penasaran akan sesuatu yang baru, begitu juga dengan masalah seks. Ditambah moment yang tepat tadi, penghujung tahun 2012 yang hampir habis, sembari merayakan kegagalan kiamat yang diramalkan akan terjadi tahun 2012 ini. Mungkin Seks merupakan hal yang dipilih oleh para remaja yang masih labil tersebut sebagai penutup tahun 2012 ini.

Internet, merupakan salah satu media yang memberikan informasi mengenai apa yang mereka tanyakan di hati, selain dari televisi maupun teman yang sudah berpengalaman. Walaupun ini hanya survey dan dilakukan di daerah Surabaya saja, bukan berati ini merupakan hal yang nggak patut dibahas. Memang hasil survei ini bukan hal yang bisa dianggap seratus persen valid, karena bisa saja para pelajar hanya iseng iseng saja mengisi kuisoner. Tetapi tidak dipungkiri lagi bahwa memang perilaku remaja jaman sekarang sudah hancur seperti itu.

Dan mungkin hanya sedikit yang bisa saya simpulkan menanggapi berita tadi, kesimpulan pribadi yang tidak  objektif dan tidak bisa di pertanggung jawabkan ke absahannya.

Peran orang tua, khususnya seorang Ibu harus ditingkatkan di dalam keharmonisan rumah tangga. Ceweklah yang sering mendapatkan kegalauan akan hubungan seks dibanding seorang cowok. Dan disaat remaja cewek tidak ada tempat bertanya maka mereka bertanya kepada teman ataupun sekedar iseng mencari jawaban di internet. Tentu saja peran dari orang tua sangat lebih baik jika dibandingkan dengan pendapat teman ataupun blogger yang nggak jelas ini.

Selain itu, peran dari pihak sekolah, pemerintah ataupun masyarakat umum sangat diperlukan sehingga bisa mengurangi perilaku seks di tempat umum. Pihak sekolah bisa memberikan kegiatan yang lebih bersifat mendukung aktifitas belajar di sekolahnya. Pihak pemerintah juga bisa memberikan perintah untuk merazia remaja dibawah umur dan belum berstatus nikah yang dengan sengaja berduaan di tempat sepi. Masyarakat umum juga bisa melakukan pengawasan terhadap kos kos an disekitar sekolah ataupun kampus, sehingga tidak mungkin juga terjadi hal yang tidak diinginkan. Tetapi yang paling penting dari itu semua adalah peran orang tua yang tau akan kondisi anak anaknya.

tahun baru surabaya

Selamat tahun baru 2013 buat semuanya..



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

79 comments:

  1. pertamax hanyalah untuk q seorang :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. silahkan Un, kamu bukan remaja kan?

      Hapus
    2. Dua remaja era sekarang sedang brebutan pertamax

      Hapus
    3. dan seorang tante2 ikut "melu payu" :p

      Hapus
    4. Pertamaxnya lagi turun, dari 10.000 m3njqdi 9.600 hahaha :)

      Hapus
    5. wah lama nggak beli pertamax, bukannya dulu 6500 yak?

      Hapus
  2. org tua itu gerbang pertama utk mendidik anak2.. salah satu caranya melek dgn kemajuan jaman.. Contohnya, kl si anak melek internet, org tua juga harus melek juga. Biar bs mencegah dampak negatif dr internet

    BalasHapus
    Balasan
    1. yap, setuju dengan anda mbak.
      semua anak2 yang dilahirkan merupaklan tanggung jawab orang tuanya, bukan tanggung jawab pemerintah.
      pendidikan juga dari orang tau, sekolah hanya formalitas :D
      dan juga masyarakat sekitar

      Hapus
    2. Orang tua memang mmgang pranan penting akan pendidikan akhlak pre school.
      Namun juga kembali juga ke remaja ybs, sbrp kuat usahanya u/ mnahan diri..
      Alhamdulillah sy melepas perjaka setelah ijab qobul,..
      Media inteernet jg mrupakan faktor dominan trjadinya free sex..tp ini tak bs dikambinghitamkan krena smuanya kembali ke diri pribadi

      Hapus
    3. wah keperjakaan q udah ilang direnggut seseorang waktu itu :D

      Hapus
  3. mau dikata apa kalo emang nasi udah menjadi bubur. hal pertama yang harus dilakukan kalo ingin menjadi aik ya Tobat..

    BalasHapus
    Balasan
    1. nasi kalo udah jadi bubur ya malah enak, nggak usah beli lauk.
      kan enak tuh bubur.

      Hapus
  4. miris sekali mendengarnya sob...

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya nggak miris, malah pengen nyobain :p

      Hapus
  5. hmmm... koment apa ya? #garuk2 kepala

    BalasHapus
    Balasan
    1. wahahahaha, kirain garuk garuk yang lain mbak :p

      Hapus
  6. hadohh judul plus judul nya bikin miris banget yoo -,-'

    BalasHapus
  7. ibu..madrasah pertama anak-anaknya kan :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. yuppi, bener banget.
      dan masyarakat merupakan pihak kedua

      Hapus
  8. ntar klo dh kena penyakit atau virus br menderita and nyesel

    BalasHapus
    Balasan
    1. enteleweh, kok kejam amat sih mbak sis

      Hapus
  9. Semua faktor sangat mendkung Mas, mulai dari orang tua sampai lingkungan, dan survei membuktikan lingkungan adalah faktor utama terjadinya hal negatif, pengawasn ortu terbatas di kala anak sedang bergaul dengan lingkungannya,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau menurut q sih tetap orang tua mas bro yang paling utama, karena memang ortulah yang palingdeket dan bertanggung jawab. maslah lingkunan itu tergantung pribadi dari orang itu sendiri, namun tidak dipungkiri kalau lingkungan juga berdampak pada pergaulannya nanti

      Hapus
  10. Wah. Tulisannya gk keliatan.. Oh hpku.

    BalasHapus
    Balasan
    1. opo seeeeeeeeeeeeehhh, kan ada versi mobilenya om

      Hapus
    2. Ketahuan load images di browser gak diaktifkan :P

      Hapus
  11. Benar... Keluarga adalah pondasi, artinya pembentuk nilai dasar, lingkungan adalah faktor luar yang tidak bisa dipungkiri bisa mempengaruhi seseorang, tapi, jika nilai dasarnya kuat saya rasa dimanapun dia berada dia akan bisa menjaga diri..

    BalasHapus
    Balasan
    1. jempol dah bu,
      keluarga nomer satu makanya musti saling terbuka

      Hapus
  12. beeghh ceritanya cettar membahana hihi
    ngalah2in meriahnya kembang api

    BalasHapus
  13. melakukan seks di Mall sbesar (49 persen), asemmm gede banget tu angkanya?
    punya pendapat gak bang tentang seks di Mall itu seperi apa?

    Oy, ini seks sesama jenis bukan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha, kalo dipikir di mall sebelah mana yak??
      :p
      toilet mungkin

      sesama jenis????
      nggak lah T.T

      Hapus
  14. lek keyword te ngene iki sing garai ditolak google adsense

    BalasHapus
    Balasan
    1. pantesan kok di tolak mulu yow cak

      Hapus
  15. komen apa ya enaknya..??xixixixix

    MIRIS pastinya :(

    BalasHapus
  16. ngeri amat euy.... itu tidak terjadi di Surabaya aja ya

    BalasHapus
  17. Slamat soreee mas Kempor,
    Pengumuman pemenang Giveaway Popcorn's 2nd Anniversary sudah di publish, silakan di cek yaaa...
    Terimakasih :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbaknya,
      makasih yak buat GA nya.
      :D

      gud luck dah yak

      Hapus
  18. kata kawan saya sih, karena alasan mau tahun baruan eh malah melayang tuh keperawanan...

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya begitulah om, tapi kayanya enak sih, iya nggak sih?

      Hapus
  19. wah kasihan... keprawanan ama kehormatannya telah berhasil direnggut

    BalasHapus
    Balasan
    1. weleh, ngomongin apa ish nie orang????

      Hapus
  20. klo ga gt ga nikmat..."kata mereka...
    hihihi...*masyaallah :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. entelewh yang udah berpengalaman :p

      Hapus
  21. Nice, setuju banget, peran setiap elemen sangat penting. Miris kalo liat anak sekolah yg ngelakuinnya, kalo kuliahan masih bisa dimaklumi #loh.
    Oh iya itu judulnya kenapa rada mengundang yah? hehe.. jadi kalo yg gak baca artikelnya pasti beranggapan kalo seks di penghujung tahun itu nikmat. just opinion.. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. loh? emang banyak sih anak kuliahan gitu? tapi yang baru lulus sma :p
      hahaha

      emang judulnya sebagai kamlufase doank om,
      jadi yang nggak baca pasti ketipu :D

      Hapus
  22. beuh...
    stres saya bcanya. mmg dah parah skrg dunia. tp momen sakralnya ada jg ya pd saat abis puasa.
    astagfirullah....

    BalasHapus
    Balasan
    1. wedeh, knapa streesss?
      biasa aja kalik.
      iya, kan pas puasa di belenggu, abis puasa di puasin

      Hapus
  23. komen apa nih... hmmmmmm #ngomong depan kaca

    BalasHapus
    Balasan
    1. komen apa ajah.
      mau gulung2 juga nggak papah

      Hapus
  24. Peran ortu memang sangat penting dalam memberikan bekal dan bimbingan kepada anak2nya.
    Bagaimanapun... fenomena yang ada sekarang tak bisa kita menutup mata begitu saja.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya bu

      sebagai orang tua, saya sangat prihatin *loh.

      hehehehe

      Hapus
  25. inilah salah satu efek dari kemajuan teknologi yang berpengaruh negatif terhadap dekadensi moral anak bangsa...kalau tida segera diantisipasi...maka bisa fatal akibatnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya om.
      seperti sudah biasa saja ya om mereka.
      seperti bilang makan pagi setiap hari.

      memang sudah perlu digalakan jam malam, wkwkwkwkwkwk

      Hapus
  26. mungkin kurang afdol berpacaran kalau tidak melakukan seks ya sob..hehehe

    thanks sob infonya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. wahahahahaha, itu kan kate luh sob
      bukan kate gue :p

      Hapus
  27. Baca lalu ternganga

    :O

    Ternyata udah separah itu ya remaja di surabaya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. wha lebay :p
      ahihihihi

      ntu masih survey kok, jadi belum 100% bener

      Hapus
  28. seks before married is danger...
    can be died...
    digebuki warga..
    :P

    BalasHapus
  29. Icikiprit ... :D

    Mampir disini ternyata bukan blogger yang saya duga XD . Biasanya kalau pp avanya gondrong bukan blogger penulis seperti ini :D

    Benar sekali Mas Bro Rivai ... harus ada pengawasan dan juga bimbingan dari orang tua . Anak SD saja gara-gara kecipratan cowboy junior mulai melakukan free sex padahal belum tentu keluar anunya :3

    Happy New Year 2013 #MeskipunTelat \(^,^)/

    Salam Kenal dari A+ Rayen Zone +A,

    sekalian follow-followan :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. emang kalo blogger gondrong kyk giman masbro? postingannya yang sastra sastra gitu yak? :D

      anak kecil mah nggak bisa ngrasain enak ato nggak, paling juga pegel doank, wahahahaha dasar anak kecil karbitan :D

      salam kenal mas brur...

      Hapus
  30. Ngenteni postingan anyar..baru komen

    BalasHapus
    Balasan
    1. jiah, iki opo ora komen mas e?
      enteleweh..

      Hapus
  31. ya itulah gan, mengapa dibutuhkan pendidikan seks sejak dini, peran ortu n guru juga sangat perlu... ya semoga kedepannya lebih baek...

    BalasHapus
    Balasan
    1. yao, dan juga lingkungan :D

      tapi semua kemabli ke pribadi masing2

      Hapus
  32. Tentang Seks..??
    Selalu menggoda :P

    BalasHapus
  33. Mudah2an pada tahu posisi dan kerugian masing-masing yak mereka yang menjalani itu semua.

    dan emang yang akan sangat rugi adalah pihak perempuan, jadi harus pintar2 menjaga diri. >.<

    BalasHapus
    Balasan
    1. wahaha, salah ndiri mau dirugikan :p
      wahahaha

      Hapus
  34. Miris ane bacanya, Gan (kalo emang survey-nya valid).

    Begini ini kalo sistem pendidikan telah melupakan aspek moral dan agama. Pendidikan hanya diukur dengan "angka - angka" semata.

    So, saatnya kita generasi muda mulai berbenah diri.
    ingat kata Aa' Gym > "Mulai dari diri sendiri, mulai dari hal yang kecil dan mulai saat ini..!!"

    Hidup Blogger Indonesia.

    BalasHapus
    Balasan
    1. setuju om, semakin bebas ntu semakin........

      Hapus

Mohon tulis nama asli/panggilan/lapangan/panggung/pena etc.
No keyword, No spam, ataupun hal-hal yang jelas.

Terima kasih sudah comment.