Cara Melukis ala Kempor Cara Melukis ala Kempor ~ Kempor.Com Cara Melukis ala Kempor

Senin, 20 Mei 2013

Cara melukis wajah sangatlah begitu mudah, apalagi jika kita mempunyai niat dan tekad yang pantang menyerah. Kebanyakan mereka yang ingin belajar menggambar sketsa merasakan kesulitan apabila ingin mulai menggambarkan wajah seseorang. Satu kali dua kali tidaklah sudah cukup untuk belajar menggambar, kita harus mencoba berulang ulang agar tangan kita terlatih dan kepekaan akan jatuhnya cahaya juga terlatih.

Banyak pesan yang masuk di facebook saya, banyak yang menge-add facebook saya, gara gara postingan saya mengenai melukis wajah kemarin. Mereka rata rata pengen memesan gambar, baik gambar wajah mereka sendiri, ataupun gambar seseorang yang menurut mereka spesial. Tapi tak jarang juga yang mengirim pesan, sekedar bertanya tanya cara membuat gambar ataupun sketsa wajah yang telah saya buat. Saya lebih suka jika ada yang ingin belajar dan mau sharing sharing pengalaman menggambar mereka.

Beberapa masih duduk di bangku SMA, tapi ada sebagian pula yang masih SMP. Menurut saya ini menarik sekali, karena dulu waktu masih muda saya tidak ada tempat untuk bertanya tanya masalah dunia gambar menggambar. Jadi sudah pastilah saya sangat bersemangat jika ada generasi muda yang tertarik dan secara langsung bertanya serta ingin menekuni dunia gambar menggambar.

Secara garis besar, cara menggambar yang saya pakai lebih ke NYONTEK dan JIPLAK. Sudah jelas saya bukan seniman yang memiliki daya ingat dan imajinasi yang kuat. Saya cuman anak teknik yang iseng iseng corat coret. Jadi apabila saya akan menggambar wajah seseorang dibutuhkan sebuah contoh gambar ataupun foto mereka. Untuk lebih jelasnya silahkan baca postingan saya kemarin tentang cara mudah melukis wajah.

Dan kali ini saya akan sedikit menambah point point penting cara saya menggambar, agar sedikit memperbaiki kekurangan menggambar saya yang kemarin.

Outline
Istilah ini saya temukan setelah searching searching di internet, dan ternyata ada toh namanya. Kalau dulu sih nggak saya kasih nama, cuman nyebutnya garis garis sebelum ngambar gitu. Ternyata Outline merupakan bagian terpenting dalam suatu gambar, merupakan garis tipis tipis yang biasanya saya menggunakan pensil H atau HB. Di dalam outline terdapat gambaran tentang bentuk nantinya suatu gambar dan garis garis batas bayangan. Dan outline merupakan hal terpenting untuk mencapai kemiripan dengan objek yang akan kita gambar. Jadi kalau outline nya bagus, maka hasilnya juga bagus, mirip pondasi suatu rumah.

Cara menggambar wajah
outline merupakan garis tipis tipis pembentuk gambar dan bayangan
Arsiran
Setelah membuat garis outline dengan pensil HB, saatnya kita memulai mengarsir. Bagian pertama yang biasanya saya arsir adalah bagian atas atau rambut, dengan menggunakan pensil 8B secara merata dan menyesuaikan garis batas bayangan yang telah kita buat sebelumnya. Biasanya saya ambil arah dari kiri ke kanan dan dari atas kebawah, hal ini saya pilih agar hasil arsiran kita tidak kotor nantinya. Dan yang paling penting jangan sekali kali menyentuh kertas gambar anda. Gunakanlah tisu ataupun kaca untuk menjaga kebersihan gambar anda, dan gunakan cotton bud untuk meratakan arsiran anda agar gamabar tidak terlihat kotor (dulu saya menggunakan tangan). Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar di bawah ini, maaf gambarnya nggak jelas. Ternyata parah juga yak jepretan pake ipod.

melukis wajah
arsiran sangat menentukan hasil akhir dari gambar kita
Detail
Setelah bereksperimen berkali kali, ternyata detail merupakan hal terpenting dalam menggambar. Memperlihatkan detail merupakan upaya mengejar kemiripan dan ke 3D an gambar. Dulu saya menggambar cuman asal asalan, tanpa memperlihatkan detail secara keseluruhan. Dan sekarang masih belajar mengejar detail agar gambar yang saya buat agak mirip dengan aslinya dan terlihat lebih 3D. Lumayan lah untuk melatih keluwesan dalam menggambar.

menggambar wajah
dengan detail yang lebih, gambar akan terasa lebih hidup
Finishing
Tidak hanya di dunia permesinan, di dunia corat mencoret pun ada yang namanya finishing. Secara keseluruhan proses finishing saya lakukan untuk mengejar detail dan hal hal yang dirasa perlu ditambah atapun dikurangi, seperti background ataupun bayangan. Selebihnya tergantung rasa males atau nggaknya, kalo nggak males ya diperbaiki mulus sampai dirasa perfect. Berhubung saya males, ya jadinya cuman seperti yang di bawah ini. Sekian dulu yak sharing sharingnya tentang cara melukis. :D

melukis wajah Ririe Khayan
Ririe Khayan admin dari http://www.ririekhayan.com/
Sedikit cerita mengenai gambar di atas, sebenarnya gambar ini saya siapkan spesial untuk hari pernikahan penulis buku MOZAIK KINANTHI ini. Tetapi karena kesalahan teknis, akhirnya sudah DL tapi belum selesai pula gambarnya, dan tentunya gagal ngasih kejutan deh T.T. Dan maaf kalau hasilnya jelek, secara emang aslinya gitu kok tampangnya mbak +Ririe Khayan. Hahaaa, kapan kapan kalo ketemu tak kasih hard filenya ya mbak :p 



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

31 comments:

  1. Keren lukisannya kang, pengen rasanya bisa melukis seperti itu, hanya kesabaran saya tidak mudah kekontro; dalam menggorekan pensil di atas kanvas atau pun kertas untuk melukis, selalu saja kaku. He,,,,x9

    Sukses selalu
    Salam wisata

    BalasHapus
    Balasan
    1. wahaha, masih belajar om.

      salam lestari :D

      Hapus
  2. belum baca tapi gambarnya bagus banget mas

    BalasHapus
    Balasan
    1. nggak usah dibaca Un.
      nggak penting kok

      Hapus
  3. asli itu akng lukisan akang ? mantaapp benerr kang

    BalasHapus
  4. ndak boleh kepegang tangan yaa, hehehehhe kasih tisu yang banyak :D

    gambar e bagusss :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, makane jangan di pegang -_-

      Hapus
  5. Hah .. mbak Rie sudah nikah? Kapan? Waah saya koq gak tahu ...

    Eh, gambarnya keren ya. Pingin juga digambarin ....

    BalasHapus
    Balasan
    1. lhah -_-
      bangun woyyyyyy
      dah lama kalik -_-

      Hapus
  6. berbakat banget, keren mas lukisannya :)

    BalasHapus
  7. kakak, mau gak aku gambar...? kan kasian kakak gak ada yg gambar.. :P

    BalasHapus
    Balasan
    1. boleh kakak...
      tapi yang gantheng yak :p
      walaupun itu susah

      Hapus
    2. wahh.. klo itu aku gak janji kak
      soalnya ya itu, seperti katamu itu kakak, susaaaAAAAh... :D :D :D

      Hapus
    3. tapi kalo mau sering berlatih pasti bisAAAAAAA

      Hapus
  8. busyet..hasilnya bisa sebagus ini..benar-benar luarbiasa, aku juga kalo dihadiahin lukisan sketsa kayak mbak Ririe punya....ngarep dot com :-)

    BalasHapus
  9. Wah .. lukisannya bagus banget Mas .. kaya' gitu dibilang bukan ahli ...

    BalasHapus
    Balasan
    1. masih banyak yang lenih bgus soalnya mas bro :D

      Hapus
  10. kerennnn ajarin aq dongg huhaha

    BalasHapus
  11. Widih.. keren mas lukisannya, pengen belajar juga ah

    BalasHapus
    Balasan
    1. silahkan PM, saya bantu sebisa mungkin :D

      Hapus
  12. wiss keren sob, ajarin ane donk hehhe

    BalasHapus
  13. wahhh bolehh tuchhh
    thank's dachhh

    BalasHapus
  14. Wooo.... Mbak Rie, tho...
    Aku naksir dompete. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cieee, udah ada yang punya masblooo

      Hapus
  15. bagus informasinya gan, mampir donk ke rumah ane www.yayanabusofyan.tk
    barangkali aja nemuin inspirasi di sana.. ditunggu ya kunjungannya

    BalasHapus

Mohon tulis nama asli/panggilan/lapangan/panggung/pena etc.
No keyword, No spam, ataupun hal-hal yang jelas.

Terima kasih sudah comment.